Badan Perlindungan Konsumen Nasional
  • Home
  • Berita Foto
  • BPKN menerima Kunjungan Dari YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau dan Fakta

BPKN menerima Kunjungan Dari YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau dan Fakta

BPKN menerima Kunjungan Dari YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau dan Fakta

Hari Ini Rolas Budiman Sitinjak, Wakil Ketua didampingi Komisioner BPKN menerima kunjungan dari Tulus Abadi, Ketua YLKI, Taufik Hidayat, Ketua Komnas Pengendalian Tembakau dan Azas Tigor Nainggolan, Ketua Forum Warga Jakarta (FAKTA) di ruang rapat BPKN.

Kunjungan YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT) dan Forum Warga Jakarta (Fakta) bertujuan untuk membahas pengendalian tembakau yang ada di Indonesia, karena isu pengendalian tembakau adalah salah satu isu yang berkaitan dengan perlindungan konsumen dan berharap agar BPKN dapat merekomendasikan kepada Pemerintah terkait dengan Pengendalian tembakau. 

BPKN menerima Kunjungan Dari YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau dan Fakta

Isu Pengendalian Tembakau merupakan isu Multisektor dan human capital serta sangat menarik hasil indetifikasi sementara kami yang terlibat terkait pengendalian tembakau adalah Sektor Keuangan karena cukai rokok di Indonesia masih sangat rendah, Sektor pendidikan banyak ditemukan anak dan remaja yang sudah merokok karena kurangnya sosialisasi dan edukasi terkait dampak buruk rokok, Sektor Kesehatan agar BPJS tidak mencover penyakit yang ditimbulkan dari dampak buruk merokok dan Sektor Perdagangan terkait belum adanya Neraca perdagangan terkait tembakau.

BPKN menerima Kunjungan Dari YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau dan Fakta

BPKN akan melakukan pengkajian terkait pengendalian tembakau untuk itu dibutuhkan data dan fakta serta akan meninjau kontribusi rokok kepada Negara secara ekonomi dibanding dampaknya bagi kesehatan rakyat Indonesia.

Strategi Komunikasi Publik perlu dibuatkan dan dibangun oleh BPKN khususnya bagian komunikasi dan Edukasi untuk memberikan informasi dan kesadaran yang tinggi kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah serta seluruh masyarakat Indonesia terhadap dampak bahaya rokok dan keuntungan secara ekonomi keuntungan apa yang diperoleh bagi negara.

BPKN menerima Kunjungan Dari YLKI, Komnas Pengendalian Tembakau dan Fakta