• Home
  • Berita Foto
  • SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN "PERAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM MENSINERGIKAN PK"

SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN "PERAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM MENSINERGIKAN PK"

SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN "PERAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM MENSINERGIKAN PK"

Bali - Selasa (29/10/2019). BPKN mengadakan Sosialisasi kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bali yang bertempat di Lantai 3 Ruang Serbaguna, Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa mahasiswa pascasarjana dari berbagai jurusan diantaranya Jurusan.

SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN "PERAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM MENSINERGIKAN PK"

Dr. Drs. Nyoma Sura Adi Tanaya, M.Si selaku Rektor Universitas Ngurah Rai, membuka secara langsung kegiatan kuliah umum tersebut.

.
"Civitas Universitas Ngurah Rai memberikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh BPKN RI, terhadap kampus kami untuk pelaksanaan edukasi perlindungan konsumen Nasional yang nantinya mahasiswa yang hak - hak konsumen sering diabaikan, bisa memberikan pencerahan ilmu tentang hak dan kewajiban konsumen."

.


BPKN RI menghadirkan dua narasumber, yakni Arief Safari dan Bambang Sumantri selaku Komisioner Komunikasi dan Edukasi.

SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN "PERAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM MENSINERGIKAN PK"

Dalam paparannya, Arief Safari menyatakan, "Kasus - kasus perlindungan konsumen yang terjadi saat ini, misalnya salah satu contoh konsumen yang mengalami kondisi sakit kritis, dari pihak rumah sakit wajib menangani langsung pasien tanpa menanyakan apapun hal - hal terkait administrasi dan lain - lain, hal ini perlu pengawasan Pemerintah, agar hak konsumen teratasi dengan baik".

.
Lanjut Arief mengatakan hal lain, "transaksi dapat terjadi apabila antara konsumen dan pelaku usaha saling percaya, ketika trus sudah dibangun, hal ini dapat menumbuhkan ekonomi pendapatan negara dan juga Kementerian/lembaga menjadi penanggung jawab terhadap perlindungan konsumen yang mengatur regulasi dalam setiap sektor permasalahan perlindungan konsumen".

SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN "PERAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DALAM MENSINERGIKAN PK"

Bambang Sumantri menambahkan, "Mahasiswa harus melek mata terhadap kasus - kasus pelanggaran perlindungan konsumen sehingga nantinya konsumen tahu akan hak dan kewajiban konsumen untuk mendapatkan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan dalam mengkonsumsi barang/jasa serta bersama-sama menyebarkan ilmu tentang hak-hak yang wajib didapatkan oleh konsumen.
.

Sebagai penutup, Bambang Sumantri mengatakan "Konsumen itu sebanyak Rakyat Indonesia, di Era ekonomi digital ini mahasiswa sebagai kelompok milenial harus menjadi corong untuk mengedukasi konsumen lainnya".