• Home
  • Berita Foto
  • KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

Jakarta - BPKN mengadakan acara Kuliah Umum di Universitas Pembangunan Nasional bertempat di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Jumat (27/11/19).

Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa mahasiswa gabungan Universitas Pembangunan Nasional, Politeknik Negeri Media Kreatif dan Universitas Moestopo.


Kusumajanti selaku Wakil Dekan bid. kerjasama dan kemahasiswaan FISIP Universitas Pembangunan Nasional Jakarta, membuka secara langsung kegiatan kuliah umum tersebut.

"Civitas Universitas Pembangunan Nasional memberikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh BPKN RI, terhadap kampus kami untuk pelaksanaan kuliah umum edukasi perlindungan konsumen yang nantinya mahasiswa paham akan perlindungan konsumen di era ekonomi digital”.

KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

BPKN RI menghadirkan narasumber, yakni Bambang Sumantri selaku Komisioner Komunikasi dan Edukasi dan Maria Febiana Cristanti selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional.

Dalam paparannya, Bambang Sumantri menyatakan kuliah umum yang mengangkat tema era ekonomi digital "Mahasiswa harus melek terhadap kasus - kasus perlindungan konsumen seperti salah satunya hati - hati terhadap aplikasi pinjaman online yang harus memperhatikan term and conditions. Data konsumen menjadi kunci yang perlu dijaga, baik oleh konsumen, pelaku usaha, pemerintah ataupun stakeholder lainnya, jangan sampai disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan".

KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

Maria Febiana selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional, mengatakan “Salah satu Kasus - kasus perlindungan konsumen melalui iklan yang manipulatif, pengaturan diskon sale yang ada perhitungannya dan juga meluruskan stigma konsumen adalah raja harus direalisasikan sebagai mahasiswa kita harus menjadi konsumen yang cerdas, mengedukasi ke sesama apalagi di era digital ini, data dan big data sangat perlu diperlukan.

KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

Sebagai penutup, "Marilah mahasiswa melakukan penelitian - penelitian kecil tentang kajian media bagi mahasiswa yang melihat apakah masalah - masalah perlindungan konsumen ada di dalamnya dan membentuk Lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat mahasiswa," pungkas Bambang.