CATATAN AKHIR TAHUN 2019

CATATAN AKHIR TAHUN 2019

Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional menggelar Kegiatan Catatan Akhir Tahun 2019 di Ruang Rapat Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Jl. M. I. Ridwan Rais No. 5, Jakarta Pusat (16/12/2019).

 

CATATAN AKHIR TAHUN 2019

Ketua BPKN menyampaikan dalam paparan Catatan Akhir Tahun 2019 bahwa kondisi kelembagaan perlindungan konsumen saat ini dimana pemerintah menjadi pusat pergerakannya dirasa tidak efektif dan sesuai dengan hasil voluntary peer review UNCTAD perlu dilakukan perubahan ke depan menjadi konsumen yang akan menjadi pusat pergerakannya mempengaruhi kelembagaan lainnya.

CATATAN AKHIR TAHUN 2019

Dilanjutkan oleh penyampaian kegiatan selama tahun 2019 dari masing-masing koordinator komisi diantaranya :

 

Misi I - Dalam rangka Memberikan saran dan rekomendasi kepada pemerintah serta melakukan penelitian dan/ pengkajian, pada tahun 2019 ini BPKN mengeluarkan 11 rekomendasi yang ditunjukan kepada pemerintah.

Misi II  -  Menyebarluaskan informasi melalui media mengenai perlindungan konsumen dan memasyarakatkan sikap keberpihakan kepada konsumen, pada tahun ini BPKN melakukan sosialisasi dan edukasi berupa kegiatan :

- Publikasi, Sosialisasi, dan Penyebaran informasi terkait PK dilakukan dengan menggunakan Website dan Sosial Media BPKN. Hal ini terbukti cukup efektif dimana google search engine mengumpulkan 11,8 juta informasi terkait Badan Perlindungan Konsumen Nasional RI.

- Kuliah Umum ke berbagai Perguruan Tinggi (PT), perlunya dilakukan sosialisasi kepada mahasiswa, guna membangun jejaring informasi mengenai hak dan kewajiban konsumen. Penyelenggaraan kuliah umum ini diharapkan agar mahasiswa, sebagai influencer dalam keluarga, dapat menjadi salah satu garda depan konsumen cerdas, kritis, dan berperan aktif memperjuangkan hak-hak sebagai konsumen. Pada tahun ini sudah lebih dari 20 Perguruan Tinggi yang diberikan kuliah umum terkait PK.
 

Misi III  -  Menerima pengaduan tentang perlindungan konsumen dari masyarakat, lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat, atau pelaku usaha. Berdasarkan hasil pengaduan yang masuk ke BPKN, dalam kurun waktu lima tahun terakhir pengaduan yang masuk mengalami peningkatan terutama pada tahun 2019 mencapai 1,510 pengaduan dari tahun sebelumnya hanya 580 pengaduan. Pengaduan didominasi dari sektor perumahan.

Misi IV - Mendorong berkembangnya Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), melakukan peningkatan networking dan pertukaran informasi antara Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dengan kerjasama antar Kementerian dan lembaga terkait baik nasional dan internasional.

CATATAN AKHIR TAHUN 2019

Ardiansyah menutup Catatan Akhir Tahun 2019 BPKN dengan harapan kedepan seluruh rekomendasi yang telah disampaikan BPKN kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian/ lembaga terkait segera mendapatkan respon yang positif sebagai bentuk dukungan yang kuat dari pemerintah terhadap segala upaya perlindungan konsumen di Indonesia.