h
  • Home
  • Siaran Pers
  • SIARAN PERS - LAUNCHING HARKONAS 2020 "KOLABORASI UPAYA MEMBANGUN INTEGRITAS PERLINDUNGAN KONSUMEN"

SIARAN PERS - LAUNCHING HARKONAS 2020 "KOLABORASI UPAYA MEMBANGUN INTEGRITAS PERLINDUNGAN KONSUMEN"

SIARAN PERS - LAUNCHING HARKONAS 2020 "KOLABORASI UPAYA MEMBANGUN INTEGRITAS PERLINDUNGAN KONSUMEN"

 

Surabaya, (31/02/2020) -" Penyelenggaraan Hari Konsumen Nasional ( HARKONAS ) di laksanakan setiap tahun. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran konsumen, pemahaman hak dan kewajiban konsumen  serta perlu disadari bahwa upaya pemberdayaan konsumen merupakan perjalanan yang panjang dan melibatkan pemangku kepentingan yang luas", ujar Rolas.

"Oleh karena itu butuh energy untuk menjaga momentum para pemangku kepentingan agar selalu memiliki komitmen yang tinggi dalam melindungi konsumen, untuk itulah diperingati hari konsumen setiap tanggal 20 April agar semua pemangku kepentingan selalu ingat dan berkomitmen dalam melindungi dan memberdayakan konsumen", tambah Rolas.

Rangkaian Kegiatan Hari Konsumen Nasional 2019

Hari Konsumen Nasional setiap tahunnya diperingati pada tanggal 20 April. Peringatan Hari Konsumen Nasional kali ini merupakan kerjasama BPKN dengan Kementerian Perdagangan RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Perayaan Harkonas sebagai momentum bagi konsumen, pelaku usaha, Pemerintah dan lembaga konsumen untuk mengingat :

1. Konsumen dingatkan untuk membangun kesadaran konsumen atas hak-haknya.

2. Pemerintah dan pemerintah daerah atas penyelenggaraan perlindungan konsumen bahwa mereka adalah penanggung jawab penyelenggaraan perlindungan konsumen.

3. Pelaku usaha, pelaku usaha harus jujur, bertanggung jawab sebagai mana diatur dalam UUPK pasal 7 tentang kewajiban pelaku usaha.

4. Lembaga perlindungan konsumen lainnya seperti BPKN, diingatkan apa saja tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka perlindungan konsumen, demikian juga masyarakat yang terhimpun dalam LPKSM.

Arief Safari, Koordinator Komunikasi dan Edukasi BPKN yang hadir pada acara launching tersebut menyampaikan, "Tahun ini Harkonas mengusung tema: Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Maju dan sub tema: Kepercayaan Bertransaksi Menuju Konsumen Berdaya. Perlindungan Konsumen dapat menjadi arus utama langkah pembangunan disektor dan wilayah, dimana membangun percaya diri pasar dalam bertransaksi menjadi tujuan bersama seluruh stakeholders pembangunan". "Pendapat an Domestik Bruto (PDB) yang diharapkan terwujud pada tahun 2045 di proyeksikan menjadi US$7 trilyun nilai ini yang menjadi benchmark bagi sector dan wilayah dalam langkah – langkah program dan kegiatan pembangunannya, "tambah Arief.

Adapun rangkaian kegiatan kolaborasi Harkonas ini juga melibatkan konsumen, pelaku usaha, pemerintah dan media massa. Rangkaian kegiatan antara lain donor darah, lomba menggambar dan VLOG (pembuatan video), Edukasi perlindungan Konsumen dan layanan Klinik Konsultasi di pusat perbelanjaan dan Perguruan Tinggi dibeberapa kota di Indonesia, Pekan Diskon akan diikuti oleh pelaku usaha online dan offline. Selain itu juga, pada tanggal 29 Maret 2020 ada acara Fun Walk 5K, gerak jalan sehat yang diikuti oleh 1000 peserta pada tanggal 29 Maret 2020 di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya. Juga Pameran Edukasi Konsumen dimana Pameran yang bertemakan edukasi konsumen yang rencananya akan diisi 120 booth peserta dari Kementerian/Lembaga dan juga Asosiasi dan 20 booth dengan peserta oleh UMKM waktu pelaksanaan pada tanggal 29 Maret 2020 pukul 10.30 - 19.00 WIB dan 30 Maret 2020 pukul 09.00 - 17.00 WIB, bertempat di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya.

Sebagai Acara Puncak HARKONAS yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2020 bertempat di Lapangan Kodam V Brawijaya - Surabaya, rencananya akan dibuka oleh Presiden RI dengan mengundang 4000 orang (terdiri dari perwakilan Organisasi Masyarakat, Pelajar dan Mahasiswa, Asosiasi Pelaku Usaha, BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen), LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat), Pemerintah Daerah serta stakeholder perlindungan konsumen lainnya) beberapa agenda dalam puncak acara sbb: penyerahan penghargaan pemerintah daerah peduli perlindungan konsumen, peluncuran SiPENA ( Sistem Penanganan Pengaduan Nasional ), kunjungan pameran dan hiburan.

“Upaya membangun integritas perlindungan konsumen tidak bisa dilakukan secara sendiri - sendiri, perlu visi, kolaborasi dan langkah aksi yang seiring para pemangku amanah dan pemangku kepentingan perlindungan konsumen di Indonesia, Kementerian Perdagangan, BPKN dan Pemerintah Daerah Jatim sebagai contoh kerja sama lintas K/L karena penyelesaian Perlindungan Konsumen membutukan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.”  Pungkas Rolas selaku wakil ketua BPKN.

Download Dokumen: Klik Disini