h
  • Home
  • Berita Foto
  • WEBINAR KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI IPB

WEBINAR KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI IPB

WEBINAR KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI IPB

 

Jakarta, Kamis (21 Mei 2020) - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyelenggarakan edukasi kuliah umum yang diselenggarakan oleh BPKN yang bekerja sama dengan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB. Webinar  kuliah umum ini mengangkat tema tentang “ Smart Consumer and Consumer Protection in Indonesia during Pandemic Covid-19”  yang dihadiri oleh +260 peserta  dan acara berlangsung selama 2 jam melalui media daring.

 

WEBINAR KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI IPB

 

Dalam pemaparannya Arief Safari menyampaikan, Kebijakan PSBB yang diambil pemerintah ini sangat berpengaruh terhadap proses pelaksanaan transaksi jual beli barang dan jasa di pasar.  Kepercayaan bertransaksi antara Konsumen dengan Pelaku Usaha harus dijaga Pemerintah melalui kebijakannya yaitu kepercayaan konsumen terhadap pelaku usahanya, terjadinya transaksi jual beli, menjadikan ekonomi berputar, pajak atas transaksi menjadi pemasukan negara”. 

 

WEBINAR KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI IPB

 

Lanjut Arief  menambahkan  , ” Dampak nyata di lapangan yaitu Keterbatasan pergerakan orang, barang dan jasa;  berkurangnya ketersediaan pasar untuk melakukan transaksi dan ketersediaan barang dan jasa; Terjadinya perpindahan transaksi tatap muka menjadi transaksi online; Turunnya daya beli karena berkurangnya pendapatan masyarakat karena tidak bisa mencari nafkah. Kondisi ini mengakibatkan disrupsi terhadap perlindungan konsumen yang jelas memerlukan kebijakan tambahan karena UUPK dan kebijakan yang ada sebelum masa pandemi COVID-19 jelas sekali tidak akan bisa mencakup kondisi luar biasa yang timbul. 

 

WEBINAR KULIAH UMUM EDUKASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI IPB

 

Diakhir penutup ”Concern mahasiswa dan mahasiswi sebagai calon penerus  bangsa meningkatkan perekonomian Indonesia (Transaksi berjalan) / meningkatkan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK),” pungkas Arief.