• Home
  • Berita Foto
  • ONLINE WORKSHOP TO STRENGTHEN COOPERATION ON RESOLUTION OF CROSS-BORDER CONSUMER COMPLAINTS 2020

ONLINE WORKSHOP TO STRENGTHEN COOPERATION ON RESOLUTION OF CROSS-BORDER CONSUMER COMPLAINTS 2020

ONLINE WORKSHOP TO STRENGTHEN COOPERATION ON RESOLUTION OF CROSS-BORDER CONSUMER COMPLAINTS 2020

Jakarta, 17 September 2020 . BPKN menghadiri online workshop to strengthen cooperation on resolution of cross-border consumer complaints 2020 yang di adakan oleh Korea Consumer Agency (KCA).

ONLINE WORKSHOP TO STRENGTHEN COOPERATION ON RESOLUTION OF CROSS-BORDER CONSUMER COMPLAINTS 2020

Pada kesempatan ini Ketua Komisi Kelembagaan  BPKN, Ibu Lamsiningsih menyampaikan untuk melindungi konsumen lintas negara butuh segera di terbitkan aturan yang dapat digunakan bagi konsumen agar dapat terlindungi dengan maksimal.

Dengan semakin meningkatkan transaksi melalui e-commerce, jumlah pengaduan konsumen terhadap transaksi perdagangan lintas batas semakin meningkat. Untuk melindungi konsumennya tidak terbatas pada transaksi domestik saja, tetapi juga berperanan untuk melindungan konsumen di Dunia yang dirugikan akibat transaksi online.

Pada diskusi online yang dihadiri oleh perwakilan beberapa negara seperti Hong Kong, Indonesia, Mongolia, Philippines, Taiwan, Thailand and Uzbekistan merupakan bentuk keperdulian dunia terhadap perlindungan konsumen.

ONLINE WORKSHOP TO STRENGTHEN COOPERATION ON RESOLUTION OF CROSS-BORDER CONSUMER COMPLAINTS 2020

Pada tahun 2019 jumlah pengaduan di Korea Selatan mencapai 24,194, dengan presentase pengaduan mengenai barang secara online 58,6% dan Jasa 39,7% dan melalui offline/langsung 1,7% serta keluhan atas layanan yang dibeli secara online meningkat pesat.

Berdasarkan catatan KCA, tiga area pengaduan terbesar akibat transaksi lintas batas adalah:  pakaian/alas kaki (24,8%), tiket pesawat (19,6%), dan hotel/penginapan (19,5%). Dengan kasus/alasan pengaduan terbesar adalah: pembatalan kontrak/transaksi (40,4%), ketidaksesuaian layanan (18,5%), serta biaya pembatalan yang mahal (16,1%).