• Home
  • Berita Foto
  • Consumers’ Awareness, Protection And Blockchain For Traceability In The Digital Economy

Consumers’ Awareness, Protection And Blockchain For Traceability In The Digital Economy

Consumers’ Awareness, Protection And Blockchain For Traceability In The Digital Economy

 Jakarta, Kamis (06/05/2021). Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) ikut serta dalam Forum G20 Italian Presidency yang dilakukan secara vuirtual. Forum tersebut dihadiri oleh beberapa pakar digital ekonomi dari Italy sebagai tuan rumah penyelenggara G20 tahun 2021 dan 14 negara anggota termasuk Indonesia serta beberapa oraganiasai internasional. Acara dibuka dengan Opening Remark dari Roberto Viola selaku Director General for Communications Networks, Content and Technology (CNECT), European Commision yang mengangkat persoalan seputar Consumers Awareness dan Protection, setelah itu dilanjutkan oleh Ms. Josephine Palumbo selaku President of International Consumer Protection  and Enforcement Networks memberikan gambaran mengenai tantangan Artificial Intelegend and transparency of Algorithm, Digital Platform, Covid 19, Misleading Claims, Fraud Prevention Campaign, Plastic Pollution.

Consumers’ Awareness, Protection And Blockchain For Traceability In The Digital Economy

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran Indonesia Dalam bidang perlindungan konsumen dan kelembagaan perlindungan konsumen. Disamping itu, menjaga transaksi untuk pertumbuhan ekonomi tetap berkembang positif. Berdasarkan angka Bank Indonesia, terlihat bahwa pada masa pandemi penjualan e-commerce meningkat sebesar 26%, dengan peningkatan konsumen baru sebesar 51% yang mengimplikasikan bahwa transaksi online lebih disukai oleh konsumen. Ini menyoroti pentingnya perlindungan konsumen dalam ekonomi digital. Menyikapi urgensi tersebut, pemerintah telah menerapkan strategi yang komprehensif dari hulu hingga hilir.

 

Consumers’ Awareness, Protection And Blockchain For Traceability In The Digital Economy

Plenary session dilakuran secara paralel, tidak hanya perwakilan pemerintah Indonesia yang turut serta Dalam pegelaran G20 Italy presidency, diantaranya ada Ms. Pandu Sastrowardoyo, Co-founder, Indonesian Blockchain Association dan ditutup dengan Closing remark dari Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo RI Bpk. Bonifasius Pudjianto, dengan 3 point utama yaitu “Pertama, kami meluncurkan inisiatif literasi digital untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan yang dibutuhkan di era digital. Kedua, kami memastikan perlindungan konsumen melalui regulasi. Indonesia memiliki beberapa regulasi. Ketiga, perlindungan konsumen atas transaksi ilegal dan produk dalam platform digital dijamin melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait.

Pembahasan ekonomi digital akan dilakukan lebih lanjut dalam plenary session dibulan agustus, serta ditindaklanjuti pada G20 INDONESIA Presidency tahun 2022 untuk menjadi working group ekonomi digital.