• Home
  • Aktualita
  • Pelaku UMKM di Kota Pekalongan Didorong Urus Sertifikasi Halal

Pelaku UMKM di Kota Pekalongan Didorong Urus Sertifikasi Halal

Pelaku UMKM di Kota Pekalongan Didorong Urus Sertifikasi Halal

Sumber : https://pantura.suaramerdeka.com/pantura-raya/pr-06170877/pelaku-umkm-di-kota-pekalongan-didorong-urus-sertifikasi-halal

 

PEKALONGAN, SM Pantura-Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pekalongan mengurus sertifikasi halal.

Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN Slamet Riyadi mengatakan, sertifikasi halal pada sebuah produk pangan menjadi hal yang penting. “Dengan adanya sertifikasi halal, produk pangan yang diproduksi pelaku UMKM akan semakin dipercaya konsumen karena kualitasnya terjamin,” terangnya.

Hal itu disampaikannya dalam Diskusi Kajian Kebijakan Perlindungan Konsumen terkait upaya pemerintah dan pelaku usaha dalam menjamin kehalalan produk pangan UMKM di Kota Pekalongan. Acara diselenggarakan di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Jumat (28/5).

Menurut Slamet Riyadi, pelaku UMKM memiliki kesadaran untuk mendapatkan sertifikat halal. “Para pelaku UMKM berharap, ketika mereka mendapatkan sertifikasi halal, mereka bisa menaikkan pangsa pasar produknya. Selain itu  juga bisa menambah daya beli, karena ada daya promosi di situ,” sambungnya.

Terkait hal itu, BPKN akan mengusulkan agar kuota bantuan pengurusan sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM di daerah diperbanyak. Dengan demikian, akan lebih banyak lagi pelaku UMKM pangan yang bisa diberikan sertifikasi halal sehingga nantinya pelaku UMKM lebih berdaya lagi.

“Ada bantuan dari Pemerintah Kota Pekalongan, yaitu dua kuota untuk membantu UMKM agar mendapatkan sertifikat produk halal secara gratis. Ke depan kami akan mengusulkan agar kuota yang diberikan kepada UMKM diperbanyak lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan berharap, OPD yang menaungi UMKM bisa segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan BPKN dalam acara hari itu.

“Sehingga nantinya, UMKM Kota Pekalongan khususnya sektor kuliner dapat memiliki sertifikat halal. Dengan demikian, konsumen akan memperoleh haknya untuk mendapatkan produk yang halal,” terangnya. (Isnawati).