Penandatangan MOU dengan Korean Consumer Agency (KCA)

Penandatangan MOU dengan Korean Consumer Agency (KCA)

Jakarta – 26 Agustus 2021, Merespon dinamika perdagangan internasional yang terjadi saat ini, BPKN-RI sepakat untuk menjalin kerjasama dengan Korean Consumer Agency (KCA) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Perlindungan Konsumen. secara hybrid di Graha Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia di Jakarta.

Penandatangan MOU dengan Korean Consumer Agency (KCA)

Ketua BPKN-RI Rizal E. Halim mengatakan, meningkatnya transaksi tentu selaras dengan potensi terjadinya suatu sengketa antara konsumen dengan pelaku usaha. “Oleh karena itu perlu adanya antisipasi terhadap resiko atas transaksi melalui e-commerce dengan keberadaan suatu mekanisme penyelesaian sengketa yang sifatnya efisien dan murah dari segi biaya, khususnya dalam hal menangani kasus-kasus kecil.

Penandatangan MOU dengan Korean Consumer Agency (KCA)

Pada kesempatan yang sama Rizal menyampaikan, upaya ini merupakan dukungan untuk mensukseskan target bisnis e-commerce yang mencapai 135 miliar dolar AS di 2025 dan PDB 7 trilyun dolar AS PDB pada tahun 2045 bisa tercapai. “Pemerintah beserta pemangku kepentingan lainnya harus bahu membahu mewujudkannya agar kepercayaan bertransaksi meningkat dan konsumen semakin berdaya. Dan dalam pandangan BPKN-RI, kerja sama internasional itu menjadi elemen penting untuk meningkatkan nilai perdagangan,” yakin Rizal.
Ketua Komisi Kerjasama dan Kelembagaan BPKN-RI, Haris Munandar menyampaikan BPKN-RI memiliki prioritas untuk melakukan segala upaya untuk merespon dinamika dan kebutuhan perlindungan konsumen yang berkembang cepat di masyarakat, kerja sama multilateral ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama yang adil antara kedua lembaga dan mempromosikan hak dan kepentingan konsumen diatara dua negara.

Penandatangan MOU dengan Korean Consumer Agency (KCA)

Kerjasama ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah perlindungan konsumen secara lintas batas antara Negara Indonesia dan Negara Korea dan juga dapat memberdayakan konsumen di kedua negara.Tutup Haris .